keterangan : karena diambil dari TL saya , bacanya dari bawah ke atas ya ;)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
" my dabo " 250609/041009
Rizky Exa --THE END--
Rizky Exa " i love you dabo " | ' i love you to daji '
Rizky Exa dia pun mengangguk kecil dan kita berdua berpaut saling berpeluk ,jelas terasa kerinduan,kegundahan,keeogisan terpecah kala itu.
Rizky Exa " kamu ingat kan aku pernah bilang 'jika rasa sakit bertahan lebih besar daripada melepaskan,belajarlah merelakan' " senyumku padanya.
Rizky Exa " baiklah , katakan kapan saja kamu mau jika kamu sudah tak sanggup lagi tertawa bersamaku , aku akan berusaha rela .. iya akan kuusahakan "
Rizky Exa " buatku kamu alasan terbaik ku untuk tertawa , tapi aku tak mau kamu paksakan tawamu untuk ku , untuk kita !! " lanjutku
Rizky Exa "dengarkan aku, seperti aku katakan sejak awal,aku hanya ingin membahagiakanmu,dan jika kamu rasa aku tak mampu , kamu boleh tinggalkan aku"
Rizky Exa segera kupeluk dia dengan erat, saat itu aku tak bisa menahan air mataku
Rizky Exa dlm keheningan dia menjawab perlahan ' aku sayang sama kamu, yg aku tau cuma itu saja' dia berkata dengan suara lirihnya yg tercampur isak
Rizky Exa " hei , kamu mau putus ? " kataku sambil memaksa senyum berharap dia tau pertanyaan ini aku katakan bukan karena aku marah.
Rizky Exa dia hanya bisa diam , terlihat wajahnya sedih meragu tak mengerti harus menjawab apa .
Rizky Exa akupun menyibak keheningan tadi dengan pertanyaan " kamu mau putus ?"
Rizky Exa kitapun berdua terjebak pada keheningan yang agak panjang .
Rizky Exa 'iya aku benar-benar lelah' katanya dengan lirih sambil merunduk .
Rizky Exa "maafkan aku sekali lagi , aku tau ini konsekuensi atas cinta berjarak yang kita sepakati , lalu apakah serius kamu sudah benar lelah"
Rizky Exa 'aku mengerti itu, bahkan sangat mengerti ! aku hanya bosan jika setiap hari hanya tau kabarmu dari telpon genggam ini, aku bosan' isaknya
Rizky Exa "seperti yang pernah kita sepakati dulu,aku akan selalu menemuimu setiap waktu ku ,iya kamu hanya perlu pahami waktu ku yg berbeda itu saja"
Rizky Exa "sudah ya sudah kamu jangan menagis lagi , aku tak bisa melihat kecantikanmu jika wajahmu berhiaskan air mata seperti ini" rayuku padanya
Rizky Exa ' aku seperti ini bukan karena aku tidak mencintaimu, aku mencintaimu sungguh ..' katanya sambil terisak .
Rizky Exa "maafkan aku,atas segala ketidakpastiaan ini" kataku sambil kudekatkan tubuhku padanya , memeluknya yang masih larut dalam tangis .
Rizky Exa ' please .. jangan paksa aku ' katanya sambil menangis , lalu aku hanya bisa diam menatap cucuran air mata itu .
Rizky Exa 'aku tak bermaksud seperti itu , tapi ..' | "tapi apa ? apakah kamu sudah sampai titik lelah penantianmu ? katakan padaku !!"
Rizky Exa "waktu itu kamu bilang kamu mau menunggu sampai aku mampu , tapi kemana kamu yang waktu itu ?" lanjut ku lagi
Rizky Exa "disini aku berfikir bagaimana cara untuk ketemu kamu,tapi kamu malah berfikir bagaimana cara menghindariku ! lalu cinta ini utk apa" kataku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
leave comment